"Langit untuk Pilot, Laut untuk Nelayan"
Aku terbang, dia berlayar.
Namaku Raka, seorang pilot.
Namanya Lila, nelayan perempuan dari desa kecil di tepi laut selatan.
Kami bertemu saat pesawatku darurat mendarat tak jauh dari dermaga tempatnya menjemur ikan.
Tak sengaja, tapi nyambung.
Dua bulan aku tinggal di desanya—dan dua bulan itu seperti kehidupan yang tak pernah kukenal sebelumnya.
Kami saling cerita. Tentang langit yang luas dan laut yang dalam. Tentang awan yang tak bisa ditangkap dan ombak yang tak bisa dihindari.
Kami tertawa di antara perbedaan.
Lalu tiba waktunya aku harus pergi.
Dia tak menangis. Hanya berkata, “Langit dan laut saling menyentuh di cakrawala, tapi mereka tak pernah benar-benar bersatu, ‘kan?”
Dan aku tahu, aku tak akan kembali.
Karena langit memang untukku…
dan laut, tetap jadi rumahnya.

%20-%20Copy.png)

.webp)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar