"Senja di Balik Lensa"
Aku, Awan — fotografer jalanan yang suka memburu senja.
Dia, Citra — perawat ICU yang terbiasa berjaga di ambang hidup dan mati.
Kami bertemu saat aku cedera kecil, dia yang merawat.
Tak butuh waktu lama... senyumnya lebih hangat dari cahaya sore yang selalu kucari.
Kami sering bertemu di atap rumah sakit, memandangi matahari turun perlahan.
Dia bilang, "Senja itu seperti harapan yang pelan-pelan berpamitan."
Tapi suatu hari, senjaku hilang. Citra tak muncul.
Aku datang ke ICU, tanya sana-sini…
Citra yang biasanya merawat, kini dirawat. Kanker. Stadium akhir.
Di akhir hidupnya, dia cuma minta satu hal:
"Foto aku... saat senja terakhir datang. Biar aku tetap hidup di balik lensamu."
Dan aku memotret... dengan tangan gemetar dan mata basah.
Kini, tiap kulihat senja—aku tahu, dia masih di sana.
Berpamitan… perlahan.

%20-%20Copy.png)

.webp)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar